banner dakwahyu
dakwahyu.com - Berpura Pura Tuli
Kisah

Berpura Pura Tuli

Oleh Apen pada 08 April 2016

Suatu hari seorang wanita datang menemui Hatim bin Alwan Al-Asham untuk menanyakan suatu masalah. Saat berada di hadapan beliau, wanita tersebut tiba-tiba buang angin hingga ia pun menjadi sangat malu kepada Hatim.

Untuk menjaga perasaan wanita itu, Hatim bin Alwan Al-Asham berpura-pura tuli dan berkata kepadanya:

"Tolong keraskan suaramu juka berbicara kepadaku sebab aku tidak mendengan apa yang engkau ucapkan."

Mendengan ucapan Hatim, sang wanita merasa sangat senang dan berkata dalam hatinya:

"Ia tentu tidak mendengan suara buang anginku tadi."

Sejak saat itu beliau berpura-pura tuli dan mendapatkan julukan "Al-Asham (Si tuli)".

Hikmah Di Balik Kisah

Sebenarnya adalah hal yang sangat mudah bagi kita untuk menutup aib seseorang, akan tetapi manusia lebih suka membuka aib saudaranya daripada menutupinya. Dalam kisah di atas, demi menjaga kehormatan seorang wanita, Hatim bin Alwan Al-Asham rela berpura-pura tuli sepanjang wanita itu masih hidup. Seandainya Hatim menunjukkan bahwa dirinya mendengar buang angin wanitu itu, tentunya ia akan merasa sangat malu dan tidak akan mendatangi beliau lagi.

Dalam sebuah Hadist, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa menutup aib saudaranya sesama Muslim, maka Allah menutup aibnya di hari kiamat kelak. Dan barang siapa membuka aib saudara muslimnya, maka Allah membuka aibnya hingga Allah akan membuka keburukannya tersebut di rumahnya sendiri." (HR Ibnu Majah dengan sandad Hasan)

"Dan barang siapa menutup aib seorang Muslim di dunia, maka Allah menutup aibnya di akhirat. Dan Allah senantiasa menolong seseorang, selama orang itu mau menolong saudaranya." (HR Ahmad)

Sumber : Al-'Aydarus, Novel. 2011. Akhlak Para Wali. Surabaya: Toko Buku Cahaya Ilmu

Komentar