banner dakwahyu
dakwahyu.com - Kembali Suci Seperti Bayi Baru Lahir
Hikmah

Kembali Suci Seperti Bayi Baru Lahir

Oleh Desi Karunia Sari pada 13 February 2015
  1. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa berhaji karena Allah dan ia tidak melakukan perbuatan kotor serta berlaku fasik, maka diia kembali dalam keadaan seperti pada hari dilahirkan ibunya.’”
     
  2. Diriwayatkan oleh Turmudzi dari ibn Abbas, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa melakukan tawaf lima puluh kali, maka dia kelar dari dosa dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan”
     
  3. Dari Salamah bin Abdurahman bin Auf, ayahku berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Allah SWT telah mewajibkan ibadah puasa Ramadhan, dan disunahkan untuk melakukan salat sunah, maka barang siapa mengerjakannya karena iman dan melakukan intropeksi, makan dia keluar dari dosa dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan’”
     
  4. Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa dari pagi Idul Adha melakukan talbiyah—labbaik allahumma labbaik—hingga matahari terbenam, maka dosa dosanya dihapuskan seperti bayi yang baru dilahirkan”
     
  5. Dari Aisyah,  Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa melakukan salat fajar, kemudian dia tetap di tempat duduknya sedang ia tidak tergoda urusan duniawi, dengan terus melakukan zikir kepada Allah SWT, kemudian ia melakukan salat Dhuha empat rakaat, maka dia keluar dari dosa dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan.” (Diriwayatkan oleh Ibn Sunni)
     
  6. Dari Utsman, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang apabla selesai mengerjakan wudhu membaca : Asyhadu alla ilaaha illallah, sebanyak tiga kali, maka ia akan dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan seperti bayi yang baru dilahirkan” (Diriwayatkan oleh Ibn Sunni)
     
  7. Dari Anas, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang hamba sakit selama tiga hari, maka ia keluar dari dosa dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan.” (Diriwayatkan oleh Thabrani dalam kitab al-Ausat wa ash-shaghir)
     
  8. Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mengerjakan puasa Ramadhan dan diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka dia keluar dari dosa dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan” (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, serta Thabrani dalam kitab al-Ausath)
     
  9. Dari Anas, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa pergi untuk memnuhi hajat temannya yang Muslim, maka Allah akan menulis setiap langkahnya sebagai kebajikan hingga ia keembali. Dan, apabila dia membantu memnuhi hajat temannya tadi dia keluar dari dosa dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan, dan apabila dia meninggal saat diantara keduanya maka dia akan dimasukan surge tanpa dihisab.” (Dirwayatkan oleh Abu Ya’la al-Mushili)
     
  10. Dari Ibn Abbas, Rasulullah SAW bersabda, “Suatu hari aku didatangi utusan Tuhanku—dalam riwayat yang lain, Tuhanku mendatangiku dengan wujud-Nya yang sangat indah—lalu berkata, ‘Wahai Muhammad’ Lalu aku menjawab, ‘Labbaik wa sa’daik’ (Aku datang Yang Mulia. Dengan Senang Hati Yang Mulia). Lalu Dia berkata, ‘Apakah kamu tahu apa yang diperdebatkan oleh para penghuni langit?’ Maka aku menjawab, ‘Aku tidak tahu wahai Tuhanku.’ Kemudian Dia meletakan kedua tangan-Nya ke atas pundakku, dan aku merasakannya sangat dingin hingga ke dadaku. Kemudian aku tahu apa yang ada dilangit dan di bumi—atau ia mengatakan apa yang ada antara barat dan timur. Kemudia Dia bertanya, ‘Apakah kamu tahu apa yang mebuat penghuni langit itu berdebat> ‘Ya aku tahu,’ kataku. Mereka—para malaikat—berdebat tentang derajat amal perbuatan manusia, yang dapat menghapuskan dosa dosanya seperti, amal  baik menghadiri jamah, menyempurnakan wudhu di malam yang dingin, dan menantikan salat sesudah salat. Maka barangsiapa yang mengerjakannya akan hidup dengan penuh kebajikan, dan dia akan dikeluarkan dari dosa dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan’ ” (Diriwayatkan oleh Turmudzi. Ia mengatakan bahwa hadis ini hasan)

Dikutip dari buku “Penghapus Dosa dan Pahala Amal Salih”

Komentar