banner dakwahyu
dakwahyu.com - Pertanyaan dan jawaban untuk meraih keimanan
Aqidah

Pertanyaan dan jawaban untuk meraih keimanan

Oleh risman pada 01 August 2016


Pertanyaan 1
Bagaimana memahami keberadaan allah?

Makhluk hidup dan segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah hanya sebagian kecil dari ciptaan allah yang jika renungi betapa luasnya ciptaan Allah. Dan jika kita perhatikan adanya keseimbangan dan keteraturan yang berfungsi sesuai dengan fungsinya masing-masing, lihat alam jagat raya ini, betapa planet bumi dan benda benda penghuni jagat raya bergerak sesuai rotasinya, tidak bertabrakan antara satu dan lainnya. Pun begitu dengan isi tubuh ini, yang memiliki fungsi dengan fungsinya masing-masing. Semuanya membuktikan keberadaan Pemilik pengetahuan agung, yang menciptakannya dengan sempurna. Pemilik kebijakan dan pengetahuan agung ini adalah Allah.
Sistem-sistem sempurna yang diciptakanNya serta sifat-sifat yang mengagumkan pada setiap mahluk, hidup maupun mati, menimbulkan kesadaran akan keberadaan Allah. Kesempurnaan ini tertulis dalam Al-Qur’an:

Dia menciptakan tujuh langit yang berlapis-lapis. Tak akan ditemui sedikit cacatpun dari ciptaanNya. Perhatikan berkali-kali - apakah engkau melihat kekurangan padanya? Lalu, perhatikanlah sekali lagi. Matamu akan silau dan lelah! (Surat Al-Mulk: 3-4)
 
Pertanyaan Ke 2
Bagaimana cara mengenal Allah?

Dari tanda-tanda diatas menunjukan kekuasaan Allah Yang maha agung.
Allah telah memperkenalkan kebesarannyanya dan keberadaannya lewat Al Quran melaui jibril untuk disampaikan risalah ini oleh Nabi Muhammad Saw. Dan disampaikan kepada seluruh manusia untuk diterapkan kepada penghidupannya. Dan Allah memiliki 99 nama atau sifat yang masing-masing harus kita renungi lewat Asmaul Husna, diantara sifat-sifatnya yang harus kita imani adalah Maha Bijaksana, Maha Mengetahui, Maha penyayang, Maha Melihat dan lain-lain dari 99 nama dan sifatnnya.
Dia lah Pemilik dan Tuhan satu-satunya atas langit dan bumi dan segala sesuatu di antaranya. Dia lah penguasa seluruh kerajaan langit dan bumi.

Dialah Allah – tiada tuhan selain Dia. Dia mengetahui yang gaib dan yang nyata. Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia lah Allah – tiada tuhan selain Dia. . . . MilikNya segala nama-nama yang baik. Segala yang di langit dan di bumi bertasbih kepadaNya. Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Surat Al-Hasr: 22-24)

Pertanyaan 3
Mengapa kita diciptakan?
Dalam Al-Quran Allah menyebutkan mengapa kita diciptakan ;
Aku ciptakan jin dan manusia semata-mata untuk menyembahKu. (Surat
Az-Zariyat: 56)

Seperti disebutkan dalam ayat ini, keberadaan manusia di bumi ini semata-mata untuk menjadi hamba Allah, untuk menyembahNya dan untuk memperoleh ridhaNya. Penghambaan manusia kepada Allah merupakan batu ujian selama ia hidup di muka bumi.
 

Pertanyaan 4
Mengapa kita diuji?

Pernahkan kita terfikir mengapa Allah menguji kita?, Allah menguji manusia untuk memisahkan siapa saja mereka yang beriman dan mereka yang tidak, dan untuk mengetahui siapa yang terbaik amal perbuatannya.
Oleh karena itu, pengakuan seperti “aku beriman” tanpa bukti tindakan yang sesuai dengannya tidak lah cukup. Di sepanjang hayatnya, manusia diuji dalam hal keimanan dan keta’atannya kepada Allah, termasuk kegigihannya dalam memperjuangkan agama Allah. Pendek kata, diuji dalam ketabahan sebagai hamba Allah dalam berbagai kondisi dan lingkungan yang dikehendakiNya. Ini dinyatakan Allah dalam ayat berikut:

Dia Yang Mematikan dan Menghidupkan untuk menguji siapa di antara kamu yang terbaik amalnya. Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (Surat Al-Mulk: 2)
 

Pertanyaan 5
Bagaimana cara mengabdi kepada Allah?

 

Menjadi hamba Allah berarti menyerahkan seluruh hidup kita untuk tujuan mencapai kehendak dan ridhaNya. Yakni beramal sebaik mungkin tanpa henti untuk mendapatkan ridha Allah, hanya takut kepada Allah dan mengarahkan seluruh pikiran dan perkataan serta perbuatan untuk tujuan tersebut. Allah mengingatkan dalam Al-Qur’an bahwa penghambaan kepadaNya meliputi seluruh kehidupan individu:

Katakanlah: ‘Sesungguhnya shalatku dan ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.’ (Surat Al-An’am: 162)
 


Disadur dari Sumber :
Cara cepat Meraih keImanan Karangan Harun Yahya
Diterbitkan pertama kali thn 2001© Goodword Books 2001

 

Komentar