banner dakwahyu
dakwahyu.com - Tutupi Auratmu (poni) Ukhty, Bukan Sembunyikan Pipi Chubby Mu
Muslimah

Tutupi Auratmu (poni) Ukhty, Bukan Sembunyikan Pipi Chubby Mu

Oleh Nisa pada 02 October 2016

Bismillahirrahmanirrahim, segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat Nya kepada kita semua sehingga sampai saat ini kita masih dapat merasakan nikmat iman islam.

Shalawat serta salam tercurah kepada Nabi Muhammad saw, yang telah mencontohkan kepada setiap muslim, dalam hal ini khususnya muslimah untuk menjadi wanita terbaik dalam hidup.

Menjadi wanita shaliha merupakan impian setiap wanita muslimah. Karena hanya wanita shaliha yang dapat meraih kebahagiaan di dunia dan surga di akhirat. Ia akan menjadi lentera yang akan menerangi kegelapan di tengah masyarakat. Keberadaannya senantiasa dinanti oleh setiap insan yang mengharapkan untaian kata-katanya yang menyejukkan hati, dan perilakunya yang santun.

Menjadi wanita shaliha idaman surga tidaklah mudah, banyak hambatan dan rintangan yang menghadang.  Tentu kita harus patuh dan taat akan perintah Allah yang telah di syiar kan oleh nabi Nya, nabi Muhammad saw. Sebagaimana terdapat dalam QS. An – Nur ayat 31 :

31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (TQS. An Nur : 31)

dalam ayat tersebut jelas dikatakan bahwa kita tidak boleh menampakkan perhiasan kita kecuali yang biasa Nampak, perhiasan disini mengacu pada aurat.

Wahai ukhty, sungguh rambut mu adalah perhiasanmu, rambutmu merupakan aurat yang wajib kau tutupi. Sedangkan pipimu, rasul bersabda bahwa pipi ‘boleh’ terlihat, sebagaimana hadits ketika nabi menjelaskan tentang aurat perempuan yaitu hadza wa hadza seraya menunjukkan telapak tangan dan wajah.

Ingin selalu tampil menarik, cantik, dan anggun merupakan fitrah setiap manusia, khususnya kita sebagai perempuan. Bahkan islam pun membenci sekaligus melarang orang – orang yang berpenampilan kurang bagus, mengabaikan penampilan dan berpenampilan kumal dan bau. Sebaliknya, islam mencintai orang – orang yang suka menjaga diri dan memelihara keindahan nya. Allah SWT berfirman :

32. Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat[536]." Demikianlah Kami menjelaskanayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.

[536] Maksudnya: perhiasan-perhiasan dari Allah dan makanan yang baik itu dapat dinikmati di dunia ini oleh orang-orang yang beriman dan orang-orang yang tidak beriman, sedang di akhirat nanti adalah semata-mata untuk orang-orang yang beriman saja.

 

namun demikian, dalam berpenampilan tersebut harus sesuai dengan etika dan aturan islam, serta tidak melanggar batas – batas yang telah di tetapkan dalam islam. Jangan sampai tabarruj atau berlebih – lebihan dalam berpenampilan. Apalagi sampai berpenampilan seronok atau berbusana dengan tujuan tidak baik, seperti berniat untuk menarik perhatian lawan jenis, berniat untuk pamer, ataupun untuk kesombongan.

Ketika kita ingin berhijrah menjadi lebih baik, hendaklah bulatkan tekad, bergabung dengan kawan – kawan yang selalu berada di jalan Allah agar kita pun senantiasa terkuatkan Karen mereka.

Poni rambut kita merupakan aurat, sedangkan pipi adalah bagian wajah yang boleh terlihat, artinya jika terlihat tidak menjadi dosa untuk kita, sedangkan poni kita ketika terlihat oleh orang lain akan menjadi dosa bagi kita dan yang sengaja melihat nya.

Bersama – sama kita perbaiki diri untuk bisa menjadi wanita idaman surga.

wallahu ' alam

 

Komentar